logoblog

Cari

Tutup Iklan

Tenun Industri Rumahan Masyarakat Bima

Tenun Industri Rumahan Masyarakat Bima

KM TNC. Tenun tradisional Bima (sarung Bima) salah satunya tenun ikat Bima pernah dikenal oleh kepala-kepala negara pada pertemuan APEC di

Wisata Belanja

KM. Tembe Nggoli
Oleh KM. Tembe Nggoli
20 Oktober, 2016 19:50:23
Wisata Belanja
Komentar: 0
Dibaca: 35614 Kali

KM TNC. Tenun tradisional Bima (sarung Bima) salah satunya tenun ikat Bima pernah dikenal oleh kepala-kepala negara pada pertemuan APEC di Bali tahun 2008. Hal ini menjadi gambaran bahwa tenun ikat Bima sudah begitu terkenal. Kerajinan tenun atau dalam bahasa Bima dikenal dengan nama Muna Ro Medi yang sudah lama dikenal oleh masyarakat Bima. Pada abad 15 tenun Bima sudah diperdagangkan keberbagai wilayah nusantara bahkan dengan berbagai jenis lainnya seperti ikat pinggang dan Sambolo (ikat kepala).

Menurut Tone Pires (seorang warga negara asal Portugis) yang pernah datang ke Dana Mbojo pada tahun 1513 M, bahwa ketika itu banyak pedagang Mbojo membawa berbagai jenis barang dagangannya sampai ke malaka dan maluku. Dari sekian jenis barang yang mereka jual, salah satunya adalah sarung tenun, begitu pula sebaliknya masyarakat yang ada di wilayah nusantara pun datang berdagang di wilayah Bima dan sebagian besar dari pedagang tersebut membeli sarung tenun.

Hingga saat ini kerajinan tenun masih eksis dan menjadi kegiatan rutin bagi ibu rumah tangga di berbagai wilayah yang ada di Kota Bima, tenun sudah menjadi industri rumah tangga dan sentral kerajinan sehingga sangat mudah menemukan produksi sarung tenun khas tradisional Bima.

 

Baca Juga :


Wilayah yang bisa di kunjungi diantaranya Kelurahan Ntobo dan Kelurahan Rabadompu dimana disetiap rumah warga kita bisa menjumpai ibu-ibu yang lagi menenun sarung Bima, Ayo ke Bima. () -01



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan