logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kemilau Cahaya Malam Jalan Udayana

Kemilau Cahaya Malam Jalan Udayana

Alunan musik kawanan pengamen terdengar merdu. Malam itu, kegiatan sholat taraweh di Masjid Husbul Wathan baru saja selesai. Para pedagang bersiap-siap

Wisata Belanja

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
20 Mei, 2018 21:08:32
Wisata Belanja
Komentar: 0
Dibaca: 18462 Kali

Alunan musik kawanan pengamen terdengar merdu. Malam itu, kegiatan sholat taraweh di Masjid Husbul Wathan baru saja selesai. Para pedagang bersiap-siap menyambut dan melayani para pengunjung Taman Udayana. Seperti biasanya di tempat ini, saya selalu memilih meja lesehan yang berkarpet hijau sembari membuka website Kampung Media lewat hape.

Melewati malam ramadhan di Taman Udayana sungguh mengesankan. Deretan pohon berhijau daun tumbuh kembang dengan mengikuti  garis trotoar yang melingkar di taman ini. Seberkas keremangan oleh kemilau cahaya lampu-lampu jalan cukup memberi tuntunan bagi pengunjung. Para pedagang lapak dan minum mengambil posisi di wilayah pinggir belakang. Namun, mereka masing-masing menyediakan tempat lesehan bagi pengunjung. Deretan karpet yang tertata rapi di pelataran taman, dan cahaya lilin kecil di tiap meja lesehan turut menciptakan eksotisme di malam itu. Inilah cara pedagang lapak-minum di tempat ini dengan gaya pelayanan yang unik.

Taman Udayana terletak di Jalan Udayana, Mataram. Beberapa tahun yang silam, taman ini dibangun oleh pihak pemerintah sebagai tempat tongkrongan bagi warga sekitar. Taman ini memanjang pada wilayah pinggir jalan , yaitu di bagian pertengahan.

Magnetik Taman Udayana sangat terdukung oleh infrastruktur Jalan Raya Udayana sendiri. Selain berupa aspal yang mulus,  fisik jalan ini tampak lurus dan diiringi oleh trotoar cantik yang bertekstur batu-batu alam. Untuk menghindari kecelakaan berlalu lintas, jalan ini dibagi menjadi dua jalur yang berlawanan, dan dipisahkan oleh taman bunga yang membentang lurus di sepanjang jalan ini. Lampu-lampu jalan yang terpasang di tiap tiang listrik adalah pemberi nuansa keindahan di waktu malam. Hal inilah yang membuat jalan ini digemari oleh kalangan muda-mudi, yang akhirnya menjadi tempat tongkronan di waktu sore hingga malam.

Hari minggu pagi, jalan tongkronan ini tertutup. Ribuan orang ber-cavri-day di tempat ini. Di sore hari, tak terhitung jumlah sepeda motor yang memaakir di tepi jalan ini. Para pemilik sepeda motor tentu memanfaatkan momen senja itu di dalam taman. Namun sebagian kawula muda-mudi memanfaatkan taman ini sebagai sarana berolah raga.

 

Baca Juga :


Kecuali malam jum’at, tempat tongkronan bergensi ini cukup diramaikan oleh kawula muda-mudi. Sembari bercenkerama dengan handai-taulan, mereka pun menikmati malam dengan makanan khas yang ada di taman ini. Aneka rupa makanan yang dapat dicicipi di tempat yang bernuansa keremangan ini, diantaranya adalah mi kuah, mi bakso, nasi campur, mi goreng, dan soto ayam. Beragam minuman hangat dan dingin tersedia di tempat ini. Aneka  jus buah, es campur,  dan minuman dingin bermerek telah disiapkan oleh para pedagang. Kopi hitam ala sasak, teh hangat, dan beragam kopi bermerek siap menemani para pengunjung. Kecuali pada tepian jalan ini, sekitar puluhan pedagang jagung bakar dan rebus ikut mengais rezeki.

Pada bulan suci ramadhan, taman yang cukup populer oleh kawula muda-mudi  ini tampak ramai setelah selesai sholat taraweh. Dalam suasana ramadhan yang mengharukan, mereka pun tetap dapat menikmati keindahan malam di Taman Udayana.

 

   



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan