Pasar Pancingan Bilebante

Berwisata Kuliner, Bertransaksi Dengan Kepeng


Berwisata kuliner tapi Cuma nikmati jajanan khas daerah saja, udah mainstream. Berwisata memancing yang ga ada hiburan lain, pasti ga seru dan asik.

Nah, apa yang di sajikan oleh Pasar Pancing Bilebante Pringgarate, Lombok Tengah merupakan suatu yang asik, unik dan sangat menarik yang pantas di coba.

Pasar pancingan merupakan salah satu Program GenPI nasional yang di selenggarakan oleh GenPI daerah. Kali ini GenPI Lombok Sumbawa mengangkat dan mengemas Bilebante menjadi sebuah paket wisata kuliner sekaligus wisata memancing yang berbeda dari yang lainnya.

Pada acara launcing beberapa waktu yang lalu (26/11/17), turut hadir Asisten Deputi Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwiwsata RI Bapak Hariyanto bersama Gracia Indri, artis ibu kota yang tertarik dengan keberadaan Pasar Pancingan Bilibante.

Sesuai namanya Pasar Pancingan pastilah aktifitas utamanya adalah wisata memancing. Para penghobi mancing maupun pengunjung dapat memancing di kolam kawasan pasar pancingan. Wisatawan tidak hanya di ajak memancing tapi juga di suguhkan aneka macam kuliner khas lombok seperti Kue Lupis, Pelecing, Sate Belut, Sate Bulayak bahkan jamu herbal maupun Sepat bisa kita jumpai di pasar ini.

Hebatnya, selain memperkenalkan destinasi wisata dan kuliner tradisional, keberadaan Pasar Pancingan merupakan upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui pariwisata berbasis komunitas yang melibatkan masyarakat setempat secara aktif melalui pokdarwis. Pengelolaannya secara penuh di lakukan oleh mereka.


Hal yang sangat unik dan tidak kita jumpai di tempat lain, di Pasar Pancingan kita membayar hasil pancingan ataupun membeli aneka kuliner tidak menggunakan uang seperti biasanya kita berbelanja di pasar pada umumnya tapi menggunakan mata uang khusus yang sebut Kepeng.

Pengunjung yg masuk dianjurkan menukar uang mereka di pintu masuk dengan kepeng berbentuk kotak. Satu kepeng terdiri dari nilai 10, 5 dan 2,5. Kalo di nominalkan dengan uang seharga 10ribu , 5ribu dan dua ribu lima ratus rupiah.

Cukup dengan 10 nilai kepeng kita bisa dapatkan misalnya satu porsi Sate Belut dengan Kue Lupis atau 15 kepeng kita bisa bersepeda menikmati keindahan panorama alam Bilebante dan masih banyak lagi alternatif pilihan lainnya.

Kepeng-kepeng yang telah didapatkan oleh para penjual nantinya akan di tukarkan dengan uang ke panitia sesuai dengan harga kepeng yang mereka kumpulkan. Menarik bukan?!

Soo, tunggu apalagi kalau ingin menghabiskan akhir pekan atau melewati moment tahun baru bersama keluarga ataupun rekan-rekan kamu, wisata Pasar Pancingan Bilebante bisa di jadikan alternatif pilihan yang sangat menarik. []

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru